ZTE Pamerkan Integrasi AI dan Konektivitas Revolusioner di TNB, Siap Percepat Transformasi Energi Malaysia

drnews
By
drnews
3 Min Read
Malaysia Prime Minister Dato’ Seri Anwar Ibrahim visits the ZTE Malaysia exhibition booth during the TNB Energy Transition Conference and is briefed by Liu Bang, Managing Director of ZTE Malaysia

ZTE Corporation memamerkan integrasi teknologi AI dan infrastruktur cerdas pada Konferensi Transisi Energi TNB di Kuala Lumpur. Perusahaan tersebut memperkenalkan solusi utilitas digital yang dirancang untuk memodernisasi sistem kelistrikan Malaysia. Teknologi ini bertujuan meningkatkan visibilitas operasional serta mendukung ketahanan jaringan listrik melalui platform berbasis kecerdasan buatan.

Kolaborasi antara ZTE dan TNB mencakup validasi teknologi komunikasi untuk smart metering dan jaringan transportasi optik generasi baru. Inovasi ini mendukung implementasi National Energy Transition Roadmap dengan mengoptimalkan manajemen energi. Penerapannya mencakup integrasi panel surya, pengisian kendaraan listrik, serta efisiensi penggunaan energi bagi sektor rumah tangga dan bisnis.

Kuala Lumpur, drnews – Raksasa teknologi informasi dan komunikasi global, ZTE Corporation, tampil memukau di Konferensi Transisi Energi Tenaga Nasional Berhad (TNB) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 5 Juni 2026. Dalam pamerannya, ZTE menunjukkan secara langsung bagaimana kombinasi teknologi utilitas digital, Kecerdasan Buatan (AI), dan infrastruktur cerdas dapat menjadi kunci utama untuk memodernisasi utilitas listrik dan mewujudkan ambisi transisi energi Malaysia. Bahkan, Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, menyempatkan diri mengunjungi booth pameran ZTE.

ZTE mempresentasikan enam pilar teknologi terintegrasi yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan sistem tenaga listrik masa depan. Inti dari solusi ini adalah platform berbasis AI yang mampu memberikan kecerdasan operasional dan membantu pengambilan keputusan prediktif, serta konektivitas grid yang kuat untuk memastikan komunikasi aman dan tangguh di seluruh operasi penting utilitas.

Secara ringkas, portofolio canggih ZTE meliputi:

  • Platform berbasis AI yang mendorong kecerdasan operasional.
  • Konektivitas Grid Terintegrasi untuk komunikasi yang aman dan tangguh.
  • Solusi Utilitas Digital yang menerapkan praktik terbaik global.
  • Inovasi Energi Cerdas yang memanfaatkan AI untuk optimasi dan keberlanjutan.
  • Jaringan Transportasi Optik Generasi Berikutnya untuk koneksi backbone berkapasitas tinggi.

Kumpulan teknologi cerdas ini secara keseluruhan dirancang untuk meningkatkan visibilitas operasional, memperkuat ketahanan grid, dan mendukung kemampuan manajemen energi yang jauh lebih canggih. Solusi-solusi ini sangat relevan dengan upaya transformasi yang sedang dilakukan oleh perusahaan utilitas raksasa seperti TNB. ZTE sendiri telah berkolaborasi dengan TNB dalam validasi teknologi, khususnya solusi komunikasi smart metering, yang memberikan wawasan mendalam tentang penerapan teknologi di lapangan.

Liu Bang, Managing Director ZTE Malaysia, menegaskan bahwa ZTE akan terus menyumbangkan keahlian dan inovasinya melalui kerja sama dengan TNB.

“Kami tetap berkomitmen untuk mendukung digitalisasi utilitas dan aspirasi transisi energi Malaysia yang lebih luas,” kata Liu. Ia menambahkan, platform berbasis AI, konektivitas cerdas, dan jaringan transportasi optik adalah masa depan bagi utilitas digital dan pengembangan smart grid.

Dengan teknologi utilitas cerdas ini, ZTE berharap dapat mempercepat pencapaian National Energy Transition Roadmap (NETR) Malaysia. Manfaatnya luas, mulai dari memungkinkan pengukuran yang lebih akurat, meningkatkan transparansi operasional, hingga mendukung aplikasi energi cerdas masa depan seperti integrasi panel surya atap, optimasi pengisian kendaraan listrik (EV), dan manajemen energi yang efisien untuk rumah dan bisnis.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *